Jumat, 30 September 2011

♥ Ijinkan Aku Menggelar Sajadah Bersamanya♥


(¯`v´¯)ღღ♥ بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


♥ Ijinkan Aku Menggelar Sajadah Bersamanya♥
¨*•♥♥♥♥•*¨
“Dan kepunyaan-Nyalah segala yang di langit dan di bumi.dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya,mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.” (QS. Al-Anbiya :19-20)

Tentang dia.......

Aku melihatnya dalam siluet senja,Terbalut jilbab besarnya Berdiri terpesona,Memandang lepas horison penuh makna.

Angin senja mengabarkan padaku,Getar Subhanallah yang terucap dari bibirnya,Diantara deru ombak yang membasahi kaus kakinya.

Terucap Subhanallah dalam hatiku Atas hamba yang tafakur dalam geraknya.

Terpesona dalam medannya,Tergerak menuju cita,Dibatas horison itu,dia yakin akan surga Keyakinan yang menghunjam dada Menggetar bibir untuk berdzikir,Merentang tangan untuk sesama Menebar senyum penuh damai,Menuturkan bahasa lembut yang menyentuh,Membuka hati yang biru untukk mengadu Tentang dia.

Hamba dalam siluet senja itu,Tertangkup tangan doa bahagia untuknya,Terbisik harapan pada Robbi

Ya Allah....Izinkan aku menggelar sajadah bersamanya

Beralas cinta berujung surga

Yang menenggelamkan kami dalam sujud penuh kerinduan kepada-Mu

Dalam takbir yang mengakui Keagungan-Mu

Dalam salam yang mengingatkan kami bermanfaat bagi sesama

Dalam wudhu yang membersihkan hati kami untuk melihat Wajah-Mu

Dalam tilawah yang kami lantunkan penuh haru

Dalam dzikir yang tiada akhir

Yang membuat kami semakin kagum akan Pesona-Mu

Menyukuri ayat-ayat Cinta-Mu yang Kau bentangkan pada kami
¨*•♥♥♥♥•*¨
Yang menetapkan kami menjadi Akhlakul Karimah Rohmatan lil Alamin

Ya Allah....
¨*•♥♥♥♥•*¨
Izinkan aku menggelar sajadah bersamanya

Aamin ya Rabbal'Alamin.............​....................

♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥

♥●•٠ ♥ Jika Cinta Bisa Memilih ♥˙·٠•●♥


Bismillahirrahmanirrahim..

Kita di ciptakan secara berpasang-pasangan dan tentu saja dalam setiap cerita pasangan ada sebuah makhluk Allah yang tak pernah lepas. Makhluk itu bernama CINTA.

Namun pernah kah kau bayangkan bila suatu hari,seseorang yang sangat kau cintai menjadi musuhmu?

“ Sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu. Maka berhati-hati lah terhadap mereka “ ( Qs Ath-Thagabhun 14 )

Bayangkan jika itu terjadi!!! Baru di tinggal pacar terus dimusuhi saja kau sudah balas dendam bahkan memutuskan ukhuwah atau malah nekat mau bunuh diri,apa bisa yang seperti ini disebut cinta ??

Nabi Nuh masih berusaha untuk mempertahankan istri dan anaknya ketika tsunami itu datang,namun mereka tetap memusuhi Nabi Nuh dan Allah. Mereka tidak menuruti perintah suami atau pun ayah mereka.

Begitu pula seorang wanita shalihah, Asiyah. Seorang istri dari seorang pemimpin kejam sepanjang jaman,Firaun. Betapa Nabi Nuh dan Asiyah rela meninggalkan orang-orang yang patut di cintainya,namun mereka tinggalkan demi tegaknya kecintaan mereka pada Allah Azza Wa Jalla.

Cinta ini masalah yang memilukan,ketika cinta berhak untuk menentukan pilihannya. Apakah dia akan mengikuti nafsu atau kah mengikuti Allah Subhanahu Wa Ta’ala ?? Bila Cinta bisa berbicara tentu cinta akan menuntut haknya untuk tetap tegak di jalan Allah.

Namun sayangnya,cinta tak mampu untuk memilih. Cinta hanya mampu di kendalikan oleh orang-orang yang mencintai-Nya,sedangkan cinta yang berselimut nafsu mampu mengendalikan orang-orang yang di butakan pada cinta.

Bila cinta sudah dapat di kendalikan dan cinta pun terbangun karna Allah. Tentu kau akan menemukan cinta yang sebenar-benarnya cinta. Cinta-Nya yang akan memilihkanmu pada yang terbaik.

Seperti kata Ibnu Qayyim,puncak dari kenikmatan dunia akhirat adalah ketika kau menikahi wanita shalihah. Seperti Rasulullah dan Aisyah atau pun Ali ra dan Fatimah.

Tidak mudah memang mencari mutiara di dalam lumpur kenistaan. Tapi tetap saja mungkin untuk di dapatkan.

Wallahua'lam bish Shawwab.

... KETIKA MASJID DAN RUMAH BORDIR ROBOH ...


Bismillahir-Rahmanir-Rahim
....
ADA DUA LELAKI. Keduanya adalah saudara kandung. Lahir di dalam keluarga yang taat beragama. Namun perilaku dua orang itu berbeda dan akhir hidup mereka juga berbeda.

Yang tua, sejak kecil dikenal baik, alim dan ahli ibadah. Ia tidak suka menyakiti orang lain. Tidak suka hura-hura. Tak pernah menyentuh gelas minuman keras apalagi meminumnya. Waktu mudanya banyak dihabiskan di masjid. Ia juga tidak suka bergaul dengan wanita yang bukan mahramnya. Pernah ia dirayu seorang gadis cantik yang masih sepupunya, namun ia teguh dalam keimanannya. Karena amal perbuatannya yang baik dan akhlaknya ia dicintai oleh keluarga dan masyarakat.

Sedangkan adiknya, sangat berbeda dengan kakaknya. Sejak kecil ia dikenal nakal. Sejak remaja sudah biasa masuk tempat maksiat. Rumah bordil adalah tempat biasa ia mangkal. Hampir tiap hari ia mabuk dan melakukan pelbagai macam maksiat di rumah bordil miliknya itu. Kadang-kadang ia juga ikut gerombolan perampok, untuk merampas harta orang lain. Saat merampok ia bahkan terkadang juga melakukan pemerkosaan. Hampir segala jenis maksiat dan perbuatan yang menjijikan telah ia lakukan untuk memuaskan hawa nafsunya. Perbuatan jahatnya itu membuat dirinya dibenci oleh keluarga dan masyarakat.

Suatu ketika, sang kakak yang alim dan ahli ibadah merenung. Tiba-tiba dengan halus sekali nafsunya berkata padanya,

“Sejak kecil kau selalu berbuat kebaikan dan beribadah. Kau telah mendapat tempat di hati masyarakat dan dikenal sebagai orang baik. Namun kau tidak pernah merasakan nikmatnya hidup sedikitpun. Kenapa tidak sesekali kau datang ke tempat adikmu menghibur diri di rumah bordilnya. Sesekali saja. Setelah itu kau bisa tobat. Kau bisa membaca istighfar ribuan kali dalam sholat tahujjud. Bukankah Allah itu Maha Pengampun ?”

Bujukan hawa nafsunya itu ternyata masuk dalam pikirannya. Setan pun dengan sangat halus masuk melalui pori-pori dan aliran darah. Ia berkata pada diri sendiri, “Benar juga. Kenapa aku tidak sesekali menghibur diri? Hidup cuma sekali. Nanti malam aku mau menari dan bersenang-senang bersama wanita cantik di rumah bordil adikku. Setelah itu aku pulang dan bertobat kepada Allah Swt. Dia Maha Pengasih lagi Maha Pengampun.”

Sementara di rumah bordil. Adiknya juga merenung. Ia merasa jenuh dengan hidup yang dijalaninya. Nuraninya berkata,

“Sudah bertahun-tahun aku hidup bergelimang dosa. Bermacam maksiat telah aku lakukan. Apakah aku akan hidup begini terus? Keluarga membenciku karena perbuatanku. Juga masyarakat, mereka memusuhiku karena kejahatanku. Kenapa aku tidak mencoba hidup baik-baik seperti kakak. Ah, bagaimanakah besok kalau aku telah mati. Bagaimana aku mempertanggungjawabkan perbuatanku. Kalau begini terus kelak aku akan masuk neraka. Hidup susah di akhirat sana. Sementara kakakku akan hidup nikmat di surga. Tidak! Aku tidak boleh hidup dalam lembah maksiat terus. Aku harus mencoba hidup di jalan yang lurus. Nanti malam habis maghrib aku akan ke masjid tempat kakak beribadah. Aku mau tobat dan ikut shalat. Aku mau kembali ke pangkuan Allah Swt. Aku mau beribadah sepanjang sisa hidupku. Semoga saja Allah mau mengampuni dosa-dosaku yang telah lalu.”

Dan benarlah. Ketika malam datang kedua saudara itu melakukan niatnya masing-masing. Usai shalat maghrib, sang kakak kembali ke rumah, ganti pakaian dan bergegas menuju rumah bordil. Adapun sang adik, telah pergi meninggalkan rumah bordil begitu mendengar suara azan maghrib. Jalan yang diambil dua bersaudara itu tidak sama, sehingga keduanya tidak berjumpa di tengah jalan.

Sampai di rumah bordil sang kakak mencari adiknya. Namun tidak ada. Orang-orang yang ada di rumah bordil tidak ada yang tahu kemana adiknya itu pergi. Meskipun adiknya tidak ada ia tetap melaksanakan niatnya. Nafsu telah menguasai akal pikirannya. Ia pun menuruti segala yang diinginkan nafsunya di rumah bordil itu bersama para penari dan pelacur.

Di tempat lain, sang adik sampai masjid tempat kakaknya biasa ibadah. Ia sudah bertekad bulat untuk tobat meninggalkan semua perbuatan buruknya. Ia mengambil air wudhu dan masuk ke dalam masjid. Ia mencari-cari kakaknya, ternyata tidak ada. Padahal biasanya kakaknya selalu beritikaf di masjid usai maghrib sampai isya. Ia bertanya pada penjaga masjid, namun ia tidak tahu kemana perginya. Meskipun tidak ada kakaknya niatnya telah bulat. Ia melakukan shalat dan beristighfar sebanyak-banyaknya dengan mata bercucuran air mata.

Tiba-tiba bumi tergoncang dengan hebatnya.

“Awas ada gempa ! Ada gempa !” teriak orang-orang di jalan.

Orang-orang panik keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri. Takut kalau-kalau rumah mereka runtuh. Sang adik yang sedang larut dalam kenikmatan tobatnya tidak beranjak dari dalam masjid. Ia tidak merasakan ada gempa. Demikian juga sang kakak yang saat itu sedang terlena di rumah bordil. Ia sama sekali tidak merasakan gempa. Goncangan gempa malam itu cukup keras. Beberapa bangunan roboh. Termasuk masjid dan rumah bordil.

Keesokan harinya. Sang kakak ditemukan tewas diantara reruntuhan rumah bordil di samping mayat seorang penari wanita dalam keadaan yang memalukan. Sedangkan adiknya juga ditemukan tewas di antara reruntuhan masjid. Kedua tangannya mendekap sebuah mushaf di dada.

Masyarakat yang tahu ihwal kedua kakak beradik itu meneteskan air mata. Mereka tidak habis pikir, orang yang selama ini dikenal ahli ibadah kok bisa tewas dengan cara yang sedemikian tragisnya. Sedangkan adiknya yang selama ini dikenal ahli maksiat kok bisa husnul khatimah. Dengan peristiwa itu orang-orang diberi pelajaran yang sangat berharga. Bahwa kematian bisa datang kapan saja. Hanya Allah yang tahu. Maka jangan sekali-kali iseng menuruti hawa nafsu. Siapa tahu saat sedang menuruti hawa nafsu itulah maut menjemput. Na’udzubillahi min dzalik. Bahwa niat baik harus selalu dijaga, agar Allah Swt menganugerahkan akhir hidup yang indah. Akhir hidup yang diridhai-Nya.

“Ya Allah, karuniakanlah kepada kami keteguhan dan keistiqomahan berada dalam jalan-Mu. Karuniakanlah kepada kami husnul khatimah. Amin, ya Rabbal ‘Alamin.”

~ o ~

"Mengapa Di Cari .........

"Mengapa Di Cari Neraka

Sedangkan Syurga Lebih Indah

Mengapa Di Cari Dosa

Sedangkan Pahala Lebih Meriah

Mengapa Dipilih Nafsu Sedangkan Akal Lebih Bijak

Mengapa Dipilih Jahat Sedangkan Baik Lebih Selamat

Mengapa Dipilih Derhaka

Sedangkan Taat Lebih Bermanfaat

Mengapa Dipilih Buta Hati Sedangkan Terang Hati Lebih Tepat

Mengapa Dipilih Syaitan Sedangkan

Allah Lebih Maha Mulia Dan Maha Terpuji

Mengapa Di Cari Gaduh Sedangkan Damai Lebih Manis

Mengapa Di Cari Fasik Sedangkan Beriman Lebih Membimbing

Mengapa Di Cari Lemah Sedangkan Kuat Lebih Membina

Mengapa Dicari Dusta Sedangkan Benar Lebih Berkuasa

Mengapa Dicari Jahil Sedangkan Alim Lebih Kukuh

Mengapa Dinilai Luar Sedangkan Dalam Lebih Terpilih

Mengapa Disalahkan Muhammad Sedangkan Qarun Lebih Tamak

Mengapa Disalahkan Maryam Sedangkan Isa Lebih Mulia

Mengapa Disalahkan Ibrahim Sedangkan Ismail Lebih Berkorban

Mengapa Disalahkan Adam Sedangkan Hawa Setia Menemani

Jika Keburukan& Dosa Ini Di Tampakan

"Ya Allah...

Maha Besar Alloh Swt Yg Tak Satupun Luput Darinya

Bagai Mana Jika Kau Tampakan Kesalahan Kami...

Bagai Manah Jika Kau Tampakan Keburukan Kami

Bagaimanah Jika Kau Tampakan Kelicikan Kami

Kami Merasa Malu Yang Tak Terkira,,

Pantaskah Hambamu Ini Mendapatkan Yang Terbaik?

Pantaskah Mendapat Surgamu?

Padahal Kau Selalu Melindung Kami

Sedangkan Kami Tidak Mau Bersyukur Atas Nikmatmu

Kami Selalu MElanggar Peraturanmu

Banyak Sekali Kesalahan Yg Kami Buat

Sesungguhnya Kami Tak Memiliki Benteng

Yg Kuat Untuk Iman Ini

Selain Dari Rachmat&Hidayahmu Ya Robb...

Tunjukilah Kami Jalan Yang Lurus

Jalan Orang-Orang Yang Telah Engkau Beri Nikmat Kepada Mereka;

Bukan (Jalan) Mereka Yang Dimurkai Dan Bukan (Pula Jalan) Mereka Yang Sesat

Agar Kami Bisa Mendapatkan Dunia Dan Akhirat Yang Terbaik

Sungguh Celalaka Yang Menggagungkan Dirinya,Jabatan,Harta Selama Ini,,,,,

JANJI ALLOH SWT ITUH BENAR

Alkhabiitsaatu Lilkhabiitsiina Waalkhabiitsuuna Lilkhabiitsaati Waalththhayyibaatu Lilththhayyibiina Waalththhayyibuuna Lilththhayyibaati Ulaa-Ika Mubarrauuna Mimmaa Yaquuluuna Lahum Maghfiratun Warizqun Kariimun

Wanita-Wanita Yang Keji Adalah Untuk Laki-Laki Yang Keji,

Dan Laki-Laki Yang Keji Adalah Buat Wanita-Wanita Yang Keji (Pula),

Dan Wanita-Wanita Yang Baik Adalah Untuk Laki-Laki Yang Baik

Dan Laki-Laki Yang Baik Adalah Untuk Wanita-Wanita Yang Baik (Pula)

Mereka (Yang Dituduh) Itu Bersih Dari Apa Yang Dituduhkan Oleh Mereka (Yang Menuduh Itu). Bagi Mereka Ampunan Dan Rezki Yang Mulia (Surga) [24 AN NUUR:26]

YA ROBB............


Selasa, 27 September 2011

HUMOR ^_^


Kriteria ( 1 )

Seorang Akhi muda yang baru lulus S-2 di luar negeri ditanya oleh ustadnya mengenai kriteria akhwat yang diinginkannya. Maka dengan segala idealisme sebagai seorang Ikhwan, mulailah ia mencari-cari kriteria dan menuliskan hampir lebih dari sepuluh kriteria, kemudian menyerahkan pada ustadnya tersebut.
Kriterianya sangat bermacam-macam dan agak mengada-ada. Dari yang pertama dia harus seorang akhwat, cantik, pendidikan tinggi, Suku Sunda, berkacamata, lulus dengan cumlaude, hafal sekian juz. dan demikian seterusnya. Setelah diproses oleh sang ustad, akhirnya ia diberitahu bahwa tidak ada akhwat yang bisa sesuai dengan 10 syarat tesebut. Kemudian sang Ikhwan mengurangi kriterianya menjadi 9, setelah diproses sekian minggu ternyata hasilnya nihil. Kemudian sang ikhwan mengurangi satu lagi dari kriterianya menjadi delapan. Dan setelah ditunggu sekian lama hasilnya tetap nihil karena terlau ideal kata ustadnya. Dan demikian seterusnya setiap kali gagal sang ikhwan mengurangi satu kriteria. Sampai setelah lewat lebih dari dua tahun sang Ikhwan akhirnya menemukan pasangan hidupnya.Tapi itupun setelah kriterianya tinggal satu!^_^

Kriteria ( 2 )

Seorang Akhi ditanya sang Murobby tentang kriteria seorang akhwat yang diinginkannya. Setelah beberapa saat berpikir, sang Akhi menjawab dengan malu-malu,
“Yang pertama Ustad, dia harus seorang yang cukup cantik.”
“Astaghfirullah Akhi, bukannya Rasulullah menyuruh kita untuk mengutamakan agamanya dulu ? “
“Yang itu sih bukan masalah ustad ? “
“Bukan masalah bagaimana akhi, ada hadist nya lho ..”
“Khan yang namanya akhwat pasti berjilbab gede, berarti semuanya kita anggap sudah punya pemahaman agama yang cukup baik, sekarang tinggal kriteria selanjutnya yaitu yang cantik “
” Antum bisa aja cari alasan !” ^_^
Kriteria (3)

Lagi-lagi seorang Ikhwah diinterogarsi oleh murobbinya tentang calon akhwat yang diinginkannya. Ikhwan yang satu ini tampaknya sudah kena blacklist sama murobbinya karena selalu menolak memberi kriteria ketika ditanya.
” Akhi, ini yang terakhir kalinya, kira-kira seperti apa akhwat yang antum inginkan menjadi pendamping antum dalam berdakwah”
“Sudah deh ustad, ane nggak banyak minta, yang asal-asalan aja “
Sang Murobbi pun bengong dibuatnya, “Asal-asalan bagaimana maksud antum ?
Antum kan punya hak untuk mengajukan kriteria.”
“Maksud ane, asal sholihah, asal cantik, asal kaya, asal hafal Qur’an, asal pintar, dan asal-asalan yang lainnya .”
“Pantes saja antum nggak nikah-nikah !”^_^


Poligami
Seorang Akhi baru saja melangsungkan pernikahan dakwahnya dengan seorang akhwat yang sama-sama berjiwa aktivis pula. Minggu-minggu awal pun dilalui dengan penuh ceria, Qiyamul-lail berjamaah, baca Al-Ma’tsurat sama-sama, tabligh akbar bersama bahkan sampai demo dan longmarch pun dilakukan sama-sama. Suatu ketika setelah pulang dari suatu acara seminar bertemakan Poligami, pasangan ini terlibat dalam pembicaraan serius,
“Bagaimana Mi, pendapat Ummi tentang poligami secara umum “
“Abi, secara umum poligami tidak ada nilai buruknya sebagaimana yang digemborkan banyak orang, bahkan itu merupakan solusi satu-satunya lho.”
“solusi bagaimana maksud Ummi ?”
“Maksudnya, coba deh abi lihat, berapa perbandingan jumlah ikhwan dan akhwat, di Jakarta aja lebih dari 1 : 7, kalau semuanya dapat satu-satu, maka bagaimana nasib yang tiga lainnya? “
“Kalo Ummi sudah paham, bagaimana kalo kita yang memulai ?”
“Maksud Abi bagaimana ? “
“Abi mau poligami, tapi yang cariin calonnya ummi saja ya.”
“Apaa..! abi mau poligami ? “
“Ya dong, khan Ummi sendiri yang bilang tadi, ingat ini juga sunnah Nabi Muhammad SAW lho..”
“Wah ! kalo begitu abi salah menafsirkan Siroh Nabawiyah, khan Rasul berpoligami setelah istri pertamanya Kahdijah ra, meninggal.
Nah! Jadi abi boleh menikah poligami sampai empat pun boleh, asal setelah Ummi, istri pertama Abi ini, meninggal, OK ?”
“Ini pasti Murobbiyah ya yang ngajari..?”
Sang istri tersenyum manja penuh kemenangan .^_^

Selasa, 20 September 2011

Selamat menyimak , semoga ada hikmah yang bisa di renungkan bersama


Selamat menyimak , semoga ada hikmah yang bisa di renungkan bersama :

Fulanah 1 : " Ukhty sudah menikah?

Fulanah 2 : "belum ukhty... ^_^

Fulanah 1 : "Sudah tunangan tapi ya?

Fulanah 2 : "Belum juga ukhty... ^_^

Fulanah 1 : "Emang umur anti berapa?

Fulanah 2 : "23tahun ukht... ^_^

Fulanah 1 : "Tapi sudah punya calon kan?

Fulanah 2 : "InsyaAllah sudah ada calon...

Fulanah 1 : "ouhh.. mending kalo begitu mah, jadi udah PASTI ada yang di harapakan, juga hari-hari ukhty gak sedih karena ada yg memperhatikan, ada yang menghibur kalo pas sedih, ada temen ngobrol, jadi gak boring,kalo belum punya calon kan bingung nanti,Orang mana ukht, namanya siapa? umur berapa? kerjaannya pa ukht?? kapan mau nikahnya?

Fulanah 2 : " Dia orang mana, namanya siapa, umurnya berapa, apa
pekerjaanya, dan kapan kami menikah saya tidak tahu ukht, karena Allah masih merahasiakan keberadaannya dariku, saya tidak bingung karena setiap manusia di ciptakan berpasang2an bukan?? itu berarti saya sudah punya calon kan?? hari-hari saya gak sepi dan gak boring karena saya punya banyak sohibaty yang selalu hadir menghibur dan menasihati, bukankah jika kita punya pacar justru kita kan ketergantungan, knp? pastinya kita akan merasa boring kalo gak di temani atau di hibur dia, jadinya saudara,orang tua dan sahabt malah gak kita peduliin. Saya juga tidak merasa sedih karena tidak ada yng memperhatikan ,malah saya sangat bahagia krn ada yng memperhatikan saya 24jam, tak pernah, lengah atau tertidur, ya !! Dia lah Allah kekasih tertinggi yang Maha Memperhatikan."

Fulanah 1 : " Tapi.. kalo kayak gitu bukannya anti jadi berharap pada sesuatu yang masih dalam khayalan?? berharap pada sesuatu yang masih belum pasti??


Fulanah 2 : " Tentu saja tidak ukhty... Bukankah Allah sudah menetapkan masing-masing jodoh kita?? bukankah janji Allah itu pasti?? Lagi pula aku lebih bersyukur jika Allah masih menunda kedatangannya padaku ukhty.. karena aku memang belum bisa menerima kehadirannya, jika dia dan cintanya menyapaku sekarang, itu hanya akan membuatku tersiksa ukhty, karena masih jauh jangkauan kami untuk menghalalkan cinta kami, dan jika cinta itu datang di saat yang belum tepat, aku takut syaitan mengambil kesempatan emas dari cinta itu untuk menggoyahkan iman kami ukhty,aku berharap Allah mempertemukan kami nanti, di saat yang tepat.. saat tidak ada lagi alasan yang menghalangiku untuk menyempurnakan setengah dien. "
Jadi sekarang tidak usah khawatir lagi ya ukhty sayang... Mending sekarang kita fokus memperbaiki diri, meningkatkan ketaqwaan kita.. agar kita pantas menjadi bidadari seorang pria shalih yang akan menuntun kita menuju syurga bersamanya, amin ya Robbal Alamin...


Barokallahu fiikum ^___^

"Mungkin kebaikan itu tidak terletak pada orang yang kita pilih , tetapi terletak pada jalan yang kita pilih, atau mungkin kebaikan itu terletak pada keikhlasan kita menerima kehendak Allah, Sang Kekasih Tertinggi Pemilik Cinta Hakiki"

ƸӜƷ.¸¸¸.••.. Merajut Cinta Yang Syar'i..••.¸¸¸.ƸӜƷ


بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

ƸӜƷ.¸¸¸.••.. Merajut Cinta Yang Syar'i..••.¸¸¸.ƸӜƷ

Suatu Hari..
Seorang anak wanita yang ingin menggenapkan Dinnya, bertanya kepada ibunya, “ ibu, ajarkan anakmu ini tuk memilih pendamping hidup ! “
Sang ibu tersenyum, dan dengan bijak menjawab, “ Anakku , jangan kau menikahi seorang laki-laki hanya karna ketampanannya, kelak akan kecewa, karna ia pasti menua. Nak, jangan pula memilihnya hanya ia di kagumi banyak wanita, karna kau belum tahu apa kekurangannya. Tidak pula karna kekayaan atau karna nasabnya , Karna kekayaan tidak pernah kekal, nasab tidak menjamin kemuliaan dirinya. “
“Nak,
Pilihlah Ia karna akhlaknya yang mulia
Pilihlah ia karna kasihnya ke sesama
Pilihlah ia karna imannya tiada dua”
Tambah sang ibu
“ Bu, lalu bagaimanaaku tahu dirinya akan membuatku bahagia, padahal belum tentu ia kaya, tampan, terkenal ? tanya sang anak “

“Nak ketampanan dan kecantikan ada pada hati yang merasa. Kaya ada pada hati yang Qonaah. Terkenal di hadapan manusia belum tentu mulia di hadapan-Nya.”
“Perbaikilah akhlakmu, perbaharuilah niatmu, kuatkan imanmu, perbanyak amalmu…
Lalu jika hari itu tiba…
Terimalah sosok yang berani melamarmu. Setidaknya dia berniat baik kepadamu, bukan menebar pesonanya, namun karena keinginannya menjaga kesucian cinta. Kau tentu boleh memilih..namun ingatlah Jika kau alihkan cintamu pada harta, ketenaran, ketampanan, juga nasabnya, maka kau pasti akan kecewa. Karna boleh jadi itu hanya topeng darinya. “
“ Istikharahlah..
Dan…Jika pilihanmu mantap padanya…
Menikahlah nak..karna itu adalah sebaik-baik penawar fitnah kau akan rasakan kebahagiaan krna memenagkan Allah dalam pilihanmu…
Rajutlah Cinta bersamanya…
Kelebihannya membuatmu tersenyum bahagia…
Kekuranganya akan menjadi bumbu-bumbu cinta diantara kalian..
Karna kalian tercipta untuk saling mengisi…
Saling memperbaiki akhlak..
Semangati langkahnya, kokohkan semangat juangnya.

Arung bahtera rumah tangga denga senyum ceria
Kelak didikalah anak-anakmu untuk menjadi pejuang yang setia pada cinta yang Mulia..
Lahirkan keturunan yang kuat tauhidnya, mulia akhlaqnya, kokoh azzamnya.
Dan…..
Kelak, ibumu ini akan bahagia menimang cucu seorang pejuang sejati.. “~

~~ Ketika PERAWANAN dipertanyakan ~~


wanita berkata : kelak aku ingin mempunyai seorang suami yang seiman,rajin bekerja,setia,dan bertanggung jawab.
Ini kriteria yang umum untuk memilih seorang imam dunia akrirat bagi wanita.

...Sedang lelaki berkata : aku pengen punya istri yang cantik, cerdas,anggun,dan tentunya harus PERAWAN.


Teman Teman
apakah KEPERAWANAN ITU HAL MUTLAK DALAM SEBUAH PERNIKAHAN..?
APAKAH HANYA KAUM HAWA SAJA YANG WAJIB MEMPERSEMBAHKAN KESUCIAN DI MALAM PENGANTIN..?
KENAPA LELAKI TIDAK DIWAJIBKAN TUK MENJAGA KESUCIAN...??


Sesungguhnya, pacaran adalah sesuatu yang merugikan bagi kaum wanita.
Bagaimana tidak..?
Ketika sang kekasih berkata : "DINDA, APAKAH KAU MENCINTAIKU..?
KALO CINTA, MAUKAH KAU BERKORBAN UNTUKKU..?"

Dan biasanya hati wanita yang lemah akan berkata, : TENTU SAJA AKU MENCINTAIMU KANDA. AKAN KU LAKUKAN APAPUN TUK MEMBUKTIKAN RASA CINTAKU.."

(Inilah awal dari BENCANA.)

Dalam Pacaran, tidak mungkin kita akan memilih tempat yang terang.
Aku yakin kalian akan memilih tempat yang sepi dan gelap bahkan kalian akan jengkel sekali jika pacar maen kerumah dan orang tua ikut nimbrung.
Pasti dengan berbagai cara kau akan mengusir secara halus orangtuamu agar tidak mengganggu kencan..

Teman Teman ,tak taukah kalian bahwa dalam kegelapanlah setan dan iblis bersembunyi.
Iblis akan membisikkan rayuan nan maha dahsyat tuk merobohkan iman kalian. Orang yang memiliki tembok iman yang amat kuat dan sangat kokoh itu pun bisa hancur karena godaan syetan . Apalagi iman kita yang masih lemah bisa hancur berkeping-keping di buatnya. Makanya kita harus berhati-hati dengan kegelapan, tempat bersemayamnya bujuk rayu syetan.
Iblis akan menjerumuskan kita ke jurang yang paling hina dan terhina.
Hingga dalam usia muda, kau sudah ternoda,terluka,tercampakan, dan terhinakan.

Ketika semua tlah terjadi, ketakutan dan penyesalan terlambat sudah.
Dengan penuh tanggung jawab palsu, seorang lelaki akan berkata bahwa ia akan mempertanggungjawabkan perbuatannya dan kelak akan menikahimu. Kelak.
Tapi KALO TERNYATA IA BUKAN JODOHMU...?


KESUCIAN TLAH HILANG. BUNGA TLAH LAYU. LALU ADAKAH YANG MASIH BISA KAU BANGGAKAN KELAK...?
BAGAIMANA JIKA KELAK SUAMIMU MEMPERTANYAKAN KEPERAWANANMU...?
BAGAIMANA....?


APAKAN KESUCIAN RAGA WAJIB DALAM PERNIKAHAN YANG AGUNG....?

Banyak pernikahan yang abadi walo seorang istri tidak SESUCI DRUPADI.
Semuanya TERGANTUNG NIAT.
Niat pernikahanmu apa..?
Apakah hanya kenikmatan sesaat ato TUK MENGGAPAI BAHTERA CINTA YANG BERBUAH SYURGA..?


Jika pernikahan kau niatkan KARNA ALLAH SEMATA
maka kekurangan pasanganmu tak akan pernah kau hiraukan.
Kau akan membimbingnya menuju kebaikan dan cinta kasihmu tak akan pudar walo kau tau masa lalunya yang kelam.
CINTA ITU MEMBERI BUKAN MEMINTA.

Duhai wanita, mari kita jaga kesucian jiwa raga kita hingga kelak kita persembahkan kepada pendamping kita kelak.
Biarkan orang berkata kita kuper, gak gaul. ato apa .
Jadilah wanita bak bunga mawar yang indah dipandang namun sulit terjamah.
JAGALAH KEPERAWANAN HINGGA KELAK HALAL DAN MENDATANGKAN PAHALA NAN INDAH.


Duhai Lelaki,JIKA KAU MEMIMPIKAN SEORANG WANITA YANG SHOLEHAH DAN SUCI,
MAKA JAGALAH DULU KEHORMATANMU.
KARENA SANGAT TIDAK ADIL JIKA KALIAN MENGININKAN KESUCIAN KAMI SEDANGKAN ENGKAU SENDIRI TLAH SANGAT KOTOR.

WANITA YANG BAIK HANYA TUK LELAKI YANG BAIK. DAN SEBALIKNYA.

JIKA KAUM LELAKI TAK MAMPU MENJAGA KEPERJAKAANNYA, MAKA JANGAN BERHARAP KAN KAU DAPATKAN WANITA DENGAN KESUCIANNYA.


JANGAN PERNAH BERHARAP MESKI CUMA DALAM MIMPI...!

Ketika ujian itu datang lagi


Ketika ujian itu datang lagi
puas sudah kita berSabar..
kerna kita tahu benar..
cinta itu sepantasnya hanya untuk insan bernama Suami..
meski PERIH..ku tau..Kau pasti mengerti..
kerna kau tahu..
tindakan kita menjauhi cinta yang belum mampu kita halalkan hanya untuk kebaikan kita....


Jika cinta itu Damai..
pasti akan membuahkan rasa MALu..
MALU untuk melalaikannya dengan suara lunak kita..
MALU untuk melekakan hati sucinya dgan kecantikan wajah kita...
MAlu untuk mencemarkan Iman dan Ibadahnya dengan senda-gurau kita..
MALu untuk menjadikan dia lalai dan alpa batas Agama..
krna dia BELUM HALAL bagi kita
Dan krna kita BELUM HALAL baginya..

Jika cinta yang datang itu damai,,,
mengapakah jiwa ini gundah saat kita menghadap Tuhan..?
mengapakah hati derita saat kita mendengarkan adzan dilaungkan..?
mengapakah suara sesak dengan tangisan sedang kita membaca Al-Quran..?
mengapakah fikiran tidak tenang saat kita Sujud pd Tuhanku..?
Karena cinta yg terlarang hanya akan melalaikan, hingga kita lupa tujuan utama kita di ciptakan.....

Karna kita Tahu Dia menyayangi kita..
krna kita tahu Dia mau mengUji kita..
apakah pantas seorang itu mengaku dia beriman selagi dia belum DIuji??
ya,
Ujian itu datng dari berbagai penjuru,termasuk CINTA
meski kita lemah...KEliru..buntu cara..
Kita mesti KUAt...dan kita mesti TAbah...

Karena kita tahu..
si dia yang dinanti-nanti..
ada di ujung jalan ini..
jalan yg menuntut untuk berSABAR...
memperbaiki diri... agar kita layak menjadi TEMAN HIDUP idaman ikhwan sejati..
yang mendamaikan jiwanya..
yang menuju RIDHA ILAHI....
hijrah itu SUsah ,hijjraH itu PAYAH.. Namun..hijrah itu rahmah...

wallahhu~~
Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Di antara doa Nabi Daud ’alihis-salaam ialah: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu cintaMu dan cinta orang-orang yang mencintaiMu dan aku memohon kepadaMu perbuatan yang dapat mengantarku kepada cintaMu. Ya Allah, jadikanlah cintaMu lebih kucintai daripada diri...ku dan keluargaku serta air dingin.” (HR Tirmidzi 3412)


HAmba Allah yg menanti jawaban dari ilahi..


semoga kita semua menjadi wanita solehah seindah hiasan dunia ...



Posting by : Ameera Afya Nurjannah at ~> http://facebook.com/nanda.zahra

Sayang..... Kita putus yukk !!!!


Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Ba’da tahmid dan shalawat…
Syukur pada Allah yang masih mengaruniakan nafas padaku dan padamu untuk segera memperbarui taubat.
Akhi, rasanya aku telah menemukan Kekasih yang jauh lebih baik darimu. Yang Tak Pernah Mengantuk dan Tak Pernah Tidur. Yang siap terus menerus Memperhatikan dan Mengurusku. Yang selalu bersedia berduaan di sepertiga terakhir malam. Yang siap Memberi apapun yang kupinta. Ia yang Bertahta, Berkuasa, dan Memiliki Segalanya.
Maaf Akhi, tapi menurutku kau bukan apa-apa dibanding Dia. Kau sangat lemah, kecil dan kerdil di hadapanNya. Dan, akhi, aku khawatir apa yang telah kita lakukan selama ini membuatNya murka. Padahal Ia, Maha Kuat, Maha Gagah, Maha Perkasa, Maha Keras SiksaNya.
Akhi, belum terlambat untuk bertaubat. Apa yang telah kita lakukan selama ini pasti akan ditanyakan olehNya. Ia bisa marah, akhi. Marah tentang saling pandang yang kita lakukan, marah karena setitik sentuhan kulit kita yang belum halal itu, marah karena suatu ketika dengan terpaksa aku harus membonceng motormu, marah karena pernah ketetapanNya kuadukan padamu atau tentang lamunanku yang selalu membayang-kan wajahmu. Ia bisa marah. Tapi sekali lagi semua belum terlambat. Kalau kita memutuskan hubungan ini sekarang, semoga Ia mau Memaafkan dan Mengampuni. Akhi, Ia Maha Pengampun, Maha Pemberi Maaf, Maha Menerima Taubat, Maha Penyayang, Maha Bijaksana.
Akhi, jangan marah ya. Aku sudah memutuskan untuk menyerahkan cintaku padaNya, tidak pada selainNya. Tapi tak cuma aku, akhi. Kau pun bisa menjadi kekasihNya, kekasih yang amat dicintai dan dimuliakan. Caranya satu, kita harus jauhi semua larangan-laranganNya termasuk dalam soal hubungan kita ini. Insya Allah, Dia punya rencana indah untuk masa depan kita masing-masing. Kalau engkau selalu berusaha menjaga diri dari hal-hal yang dibenciNya, kau pasti akan dipertemukan dengan seorang wanita shalihah. Ya, wanita shalihah yang pasti jauh lebih baik dari diriku saat ini. Ia yang akan membantu-mu menjaga agamamu, agar hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari ridha Allah dalam ikatan pernikahan yang suci. Inilah doaku untukmu, semoga kaupun mendoakanku, akhi.
Akhi, aku akan segera menghapus namamu dari memori masa lalu yang salah arah ini. Tapi, aku akan tetap menghormatimu sebagai saudara di jalan Allah. Ya, saudara di jalan Allah, akhi. Itulah ikatan terbaik. Tak hanya antara kita berdua. Tak mustahil itulah yang akan mempertemukan kita dengan Rasulullah di telaganya, lalu beliaupun memberi minum kita dengan air yang lebih manis dari madu, lebih lembut dari susu, dan lebih sejuk dari krim beku.
Maaf akhi. Tak baik rasanya aku berlama-lama menulis surat ini. Aku takut ini merusak hati. Goresan pena terakhirku di surat ini adalah doa keselamatan dunia akhirat sekaligus tanda akhir dari hubungan haram kita, Insya Allah.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakaatuh.




Ini adalah surat PHP (Putus Hubungan Pacar)
Mungkin saudariku semua ada yang sudah pernah membacanya, tapi Saya post disini untuk berbagi kepada mereka yang belum tahu, Semoga note ini bisa mnjadi perantara datangnya Hidayah Allah kpd kita ,amin

posting by :Ameera Afya Nurjannah >> add/tag request : http://facebook.com/nanda.zahra (khusus akhwat,tidak menerima add ikhwan)

Ikhwan... Akhwat...


بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Ikhwan... oh Ikhwan...

Parasmu sungguh rupawan
Sikapmu begitu sopan..
Bikin ukhti pada kagak bisa jaga pandangan
Tiba-tiba kau bilang cinta padanya wan..
Kau bilang ingin ta'arufan..

Tapi kenapa kau tak bisa menjaga izzah wan..
Ta'aruf kok sering sms dan telphonan..
Bukan nanyain hal yang darurat malah becanda gak garuan..
Malah bilang sayang sampe mesra kaya udah halal aja Wan..



Ikhwan oh Ikhwan..

Di ingatkan malah mengeluarkan jurus seribu alasan...
Katanya cuma lewat telphone gak nyampe sentuhan..
Obrolannya pun yang sopan-sopan...
Dalam Islam pun tak ada dalil yang menyatakan secara langsung haramnya pacaran..
"Dan Janganlah kamu mendekati Zina ... " itu gak cukup ya Wan?..

Ikhwan Oh Ikhwan...
Bahasa Arabmu pinter ciri anak pesantrenan
Ilmu mu tak sedkit ya Wan?
Tapi nafsu kau perturutkan..
Ilmu jadi terlupakan...

Ikhwan oh Ikhwan...

Ingatlah Wan.. Wanita adalah fitnah terbesar untukmu..


Ukhti oh ukhti...


Jilbabnya indah bak bidadari..
Senyumnya manis menawan hati..
Bikin ikhwan gak bisa nahan diri..
Buat ngungkapin "ana uhibbuki ya ukhti..."


Tapi Kenapa malumu tak bisa kau pertahankan ukhti...
Ikhwan baru kenal langsung kau ladeni..
Terjerat rayuan ikhwan yang ngajak Ta'arufan..
Di mintai nomor telphone langsung kau berikan..
Di sms senengnya bukan kepalang..
Di tephone malah keenakan...


Ukhti.. oh Ukhti...

Sadarkah dia belum menjadi kekasih halalmu..
Keberadaanya belum mendapat ridha dr Tuhan-Mu..
Dia rajin menelponmu.. apakah kau tak malu??
Bukan padaku, tapi Pada Allah yang Maha Melihat.



Ukhti Oh Ukhti...

Pandai-pandailah menjaga izzah
Hati ini adalah milik Allah.
Dan menjaga hati ini adalah amanah.


Duhai Ikhwan sejati..
Jika kau mencintaiku ..
Tak perlu mendekatiku..
Tak perlu merayuku..
Tak perlu mengucapkan kata-kata mesramu..
Simpan saja semua itu untuk kekasih halalmu nanti..
Cukuplah kau mencintai-Nya dengan sepenuh hati.
Karena dengan cinta-Nya pula aku akan mencintaimu karena-Nya.

Duhai akhwat sejati..
Tak usah terbuai dengan rasa cinta..
Tak perlu tergoda bila ada yang mendekat..
Tak perlu terlena dengan rayuannya...
Tak perlu terhanyut oleh kata-kata mesranya...
Jagalah hatimu untuk kekasih halalmu..
Cukuplah kita mencintai Allah dengan segenap hati..
Karena dengan Cinta-Nya pula kita akan di cintai oleh Pangeran yang mencintai kita karena-Nya.


"Laki-laki yang baik untuk Wanita Yang baik....

“Ya Allah, kurniakanlah kepada kami Cinta terhadapMu dan Cinta kepada mereka yang mencintaiMu, dan apa sahaja yang mendekatkan kami kepada CintaMu, dan jadikanlah CintaMu itu lebih berharga bagi kami daripada air yang sejuk bagi orang yang dahaga”

--^^ Kecupan Pertama ^^--


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarrakatuh

Kecupan pertama... Kecupan penuh Cinta... Kecupan Tanda Cinta... Kecupan yg teramat berharga... Yang hanya akan terjadi setelah ijab kabul menggema. Sebagai tanda telah halalnya hubungan asmara.
...


Kelak padamu, duhai istriku tercinta... Kan ku persembahkan kecupan pertama, Kan ku jaga diri ini sekuat tenaga, agar kelak, engkaulah yg pertama kali menerima kecupanku pertama.


Kelak padamu, wahai bidadariku tercinta,. Kan ku persembahkan diri seutuhnya, meski cinta langsungku padamu masih tertunda. Tapi aku akan mulai menyayangimu, dengan cara menjaga diriku, sebagai hadiah terindah yg nanti akan ku persembahkan untukmu..


Untuk itu, jagalah pula dirimu... Berikan kecupan pertamamu nanti untukku, persembahkanlah dirimu seutuhnya untukku, seperti halnya aku.. Yg kan terus berusaha untuk itu, karena hanya engkau, yg nantinya berhak menyentuhku...


Ya Rabb,. Bantu aku menjaga diriku, agar tak tersentuh siapapun yg bukan mahramku, meski hanya seujung kuku ku...


Dan ya Rabb... Bantu juga dirinya yg kelak akan jadi Aisyahku, agar tak tersentuh siapapun jua yg bukan mahramnya, meski hanya seujung kukunya...

Subhaanakalloohumma wa bihamdika, asyhadu allaa ilaaha illaa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik.

Wassalamu'alaikum wa rahmatullah wa barakatuh

Assalamu'alaikum muslimah.. Gimana kabar pagi ini? Semoga slalu dalam Rahmat dan Lindungan-Nya.. Amin.. Udah menutup aurat belum nih?? Alhamdulillah


Assalamu'alaykum muslimah.. Gimana kabar pagi ini? Semoga slalu dalam Rahmat dan Lindungan-Nya.. Amin..

Assalamu'alaykum muslimah.. Gimana kabar pagi ini? Semoga slalu dalam Rahmat dan Lindungan-Nya.. Amin..

Udah menutup aurat belum nih??
Alhamdulillah untuk yang sudah.. Dan yang belum? Nungguin apaan lagi sih gals.. ?? Ayo buruan pake.. Jilbab+kerudung gak bakalan mengurangi kecantikanmu kok.. ^^

Designernya bukan sembarangan loh.. Allah SWT yg mendesain langsung buat kita-kita.. Gimana? Inget gak kalo Allah yang menciptakan kita? Memberi kita nafas hingga saat ini.. Apa pantas kita menolak pakaian yang udah didesain buat kita?

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya, ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al Ahzab : 59)

Rasululloh SAW bersabda: “Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya: Laki-laki yang tangan mereka menggenggam cambuk yang mirip ekor sapi untuk memukuli orang lain dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang dan berlenggak lenggok. Kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu bisa tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

Tuh ukhtifillah.. Kalo kita-kita gak mau pake pakaian yg di desain Allah berarti kita termasuk kedalam golongan wanita yg disebutkan dalam hadist Rasullullah diatas.. Naudzubillah.. Emang kita-kita mau ukhti???.. Pastinya Enggak donk ^^

Wanita-wanita yang digambarkan Rasul dalam hadis di atas sekarang banyak sekali kita lihat. Bahkan itu sudah menjadi sesuatu yang mentradisi dan dianggap lumrah. Mereka adalah wanita-wanita yang memakai pakaian tapi telanjang. Sebab pakaian yang mereka kenakan tak dapat menutupi apa yang ALLOH SWT perintahkan untuk ditutupi.
Budaya barat adalah penyebab fenomena ini. Sebab pakaian yang “tak layak” tersebut bukanlah merupakan budaya masyarakat Islam dan tidak pula dikenal dalam tradisi masyarakat kita. Namun itu adalah hal baru yang lantas diterima tanpa dikritisi. Tidak pula itu diuji dengan pertanyaan, bolehkah ini menurut agama, atau baikkah ini bagi kita dan pertanyaan lain yang senada. Boleh jadi karena perasaan rendah diri yang akut dan silau terhadap kemajuan barat dalam beberapa hal akhirnya banyak di antara kita yang menerima budaya barat dengan mata tertutup (atau sengaja menutup mata).

Jadi gini ukhti.. Kalo kamu" udah nutup aurat, congrats ya^^ ane ucapin selamat ya and keep istiqomah ^^
Tapi.. (Ada tapinya nih ukhtifillah^^)
Tapi nutupnya udah pake jilbab+kerudung yg syar'i blm nih? Kalo blm, pelan2 diperbaiki ya ukhti sayang.. Karena walaupun kita udah berkerudung tp kalo lekuk tubuh kita masih terlihat,itu berarti kita belum memenuhi pakaian yg di desain Allah...

Yakin deh ukhti.. Dimataku kamu hebat krn telah mengenakain pakaian rancangan Allah.. Tinggal dilengkapi dng pakaian taqwa... Dimataku aja kamu udah keren.. Aku yakin Allah akan tersenyum melihatmu memakai pakaian yg Ia perintahkan..

So.. Jangan permalukan agama kita,dan jangan bertahan jilbab sexymu.. saatnya memperbaiki jilbabmu agar menjadi lebih Syar'i sesua dng yang Allah perintahkan.. amin ^^ Ayo buruan pake.. Jilbab+kerudung gak bakalan mengurangi kecantikanmu kok.. ^^

Designernya bukan sembarangan loh.. Allah SWT yg mendesain langsung buat kita-kita.. Gimana? Inget gak kalo Allah yang menciptakan kita? Memberi kita nafas hingga saat ini.. Apa pantas kita menolak pakaian yang udah didesain buat kita?

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya, ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al Ahzab : 59)

Rasululloh SAW bersabda: “Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya: Laki-laki yang tangan mereka menggenggam cambuk yang mirip ekor sapi untuk memukuli orang lain dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang dan berlenggak lenggok. Kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu bisa tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

Tuh ukhtifillah.. Kalo kita-kita gak mau pake pakaian yg di desain Allah berarti kita termasuk kedalam golongan wanita yg disebutkan dalam hadist Rasullullah diatas.. Naudzubillah.. Emang kita-kita mau ukhti???.. Pastinya Enggak donk ^^

Wanita-wanita yang digambarkan Rasul dalam hadis di atas sekarang banyak sekali kita lihat. Bahkan itu sudah menjadi sesuatu yang mentradisi dan dianggap lumrah. Mereka adalah wanita-wanita yang memakai pakaian tapi telanjang. Sebab pakaian yang mereka kenakan tak dapat menutupi apa yang ALLOH SWT perintahkan untuk ditutupi.
Budaya barat adalah penyebab fenomena ini. Sebab pakaian yang “tak layak” tersebut bukanlah merupakan budaya masyarakat Islam dan tidak pula dikenal dalam tradisi masyarakat kita. Namun itu adalah hal baru yang lantas diterima tanpa dikritisi. Tidak pula itu diuji dengan pertanyaan, bolehkah ini menurut agama, atau baikkah ini bagi kita dan pertanyaan lain yang senada. Boleh jadi karena perasaan rendah diri yang akut dan silau terhadap kemajuan barat dalam beberapa hal akhirnya banyak di antara kita yang menerima budaya barat dengan mata tertutup (atau sengaja menutup mata).

Jadi gini ukhti.. Kalo kamu" udah nutup aurat, congrats ya^^ ane ucapin selamat ya and keep istiqomah ^^
Tapi.. (Ada tapinya nih ukhtifillah^^)
Tapi nutupnya udah pake jilbab+kerudung yg syar'i blm nih? Kalo blm, pelan2 diperbaiki ya ukhti sayang.. Karena walaupun kita udah berkerudung tp kalo lekuk tubuh kita masih terlihat,itu berarti kita belum memenuhi pakaian yg di desain Allah...

Yakin deh ukhti.. Dimataku kamu hebat krn telah mengenakain pakaian rancangan Allah.. Tinggal dilengkapi dng pakaian taqwa... Dimataku aja kamu udah keren.. Aku yakin Allah akan tersenyum melihatmu memakai pakaian yg Ia perintahkan..

So.. Jangan permalukan agama kita,dan jangan bertahan jilbab sexymu.. saatnya memperbaiki jilbabmu agar menjadi lebih Syar'i sesua dng yang Allah perintahkan.. amin ^^

Banyak orang salah mengira kalau modern itu adalah berpakaian yang mengumbar aurat


Sobat muslimah, banyak orang salah mengira kalau modern itu adalah berpakaian yang mengumbar aurat. Tank top, rok mini, you can see (everything?), bahkan pusar pun diobral adalah gaya berbusana cewek modern. Orang yang berpendapat begini pasti sedang mabok. Coba deh kamu perhatikan film kartun Flinstone yang settingnya adalah zaman batu. Atau mungkin film Robin Hood dan Xena ( heuheu itusich film yg dyrga sukka ).
yang settingnya adalah zaman kuno abad pertengahan. Baju yang dipakai di sana sangat minim, hampir semua aurat terutama pemeran cewek diobral semua.

Trus, gimana donk dengan beberapa suku di Indonesia yang pakaian tradisionalnya adalah koteka semisal suku Asmat? Coba deh kamu lihat, bagaimana kehidupan dan tingkat berpikir suku tersebut. Seharusnya menjadi tugas bersama untuk membina suku-suku pedalaman yang masih awam terhadap Islam dan hukum menutup aurat. Bukan malah dijadikan tontonan dengan alasan melestarikan budaya bangsa. Kasihan mereka. Bayangkan bila kamu yang di posisi mereka berpakaian minim kemudian menjadi bahan tontonan. Pasti rasanya tak nyaman.
Tak ada orang yang bilang kalo mereka hidup di zaman modern. Yang ada adalah mereka hidup di zaman batu, kuno, jadul dan yang utama jahiliyah alias bodoh. Yang namanya modern adalah ketika manusia itu jelas bedanya dengan binatang yaitu ketika akalnya dimanfaatkan secara sempurna. Akal inilah yang menuntun manusia untuk mempunyai malu dan iman. Jika malu dan iman ada maka otomatis manusia akan memilih busana yang menutup aurat sebagai gaya berbusananya.
Hal ini pas banget dengan apa yang diperintahkan oleh Allah dalam QS. An-Nur: 31 dan Al-Ahzab: 59 bahwa kerudung dan jilbab adalah pakaian muslimah bila mereka keluar rumah. Rasional dan masuk akal, itulah ciri-ciri Islam. Termasuk juga dalam mengatur cara berbusana perempuan, Islam jauh lebih modern daripada agama ataupun ideology mana pun di dunia ini. Ini karena memang Islam diturunkan oleh yang Mahamenciptakan manusia sendiri, jadi Ia pula yang berhak mengaturnya pula.
Di atas semua itu, modern atau tidaknya seseorang bisa dilihat dari pola pikirnya. Pola pikir inilah yang akan menentukan pola sikap dia termasuk dalam hal memilih pakaian. Jadi meskipun gelar selangit, rumah di kawasan elit, mobil keluaran terbaru tapi memakai rok mini dan tank top, sudah langsung bisa dilihat kualitas pola pikirnya. Semua materi duniawi yang disebutkan tersebut cuma aksesoris saja, tidak menyentuh intinya.

Gals, jilbab itu pakaian perempuan modern dan beradab. Dari busana ini pula, terlihat identitas seseorang apakah ia muslimah atau bukan. Jilbab adalah pakaian takwa yang merupakan bukti tunduknya seorang hamba kepada penciptanya. Siapa saja yang memperolok pakaian takwa ini, itu artinya ia juga memperolok Sang Pencipta yang menurunkan aturan tersebut. Naudzubillah.

Sobat muda muslimah, berjilbab itu ternyata keren karena menunjukkan karakter positif seorang perempuan yang punya prinsip. Kamu tak akan pernah diombang-ambingkan oleh tren mode berbusana jahiliyah berkedok modern. Karena trend berjilbab adalah mode busana everlasting yang tak akan lekang oleh zaman. Oleh karena itu, tak ada pilihan lain bagi seorang perempuan yang sudah mengazzamkan diri atau bertekad kuat menjadi seorang muslimah kecuali berbusana sesuai dengan yang ditentukan oleh Islam. So, ayo berjilbab mulai sekarang! ^_^

Pacaran sehat, tetap maksiat !!!


Obrolan dengan Pak Solihin masih berlanjut. Beliau mencontohkan bahwa ada anak sekolah yang ketika ditanya kenapa pacaran, jawabannya: “kami kan pacarannya sehat, Pak”. Weleh-weleh… udah bisa berdalil rupanya teman kita ini. Sehat menurut siapa? Lagian standar sehat dan nggak sehatnya apa sih? Kok kayaknya gampang banget mengklaim bahwa yang dilakukannya adalah pacaran sehat?
Mungkin, yang dimaksud pacaran sehat menurut para remaja yang mengklaimnya adalah: tanpa seks. Okelah, seks bebas atau berzina memang berbahaya dan dosa. Itu nggak sehat menurut syariat. Tapi, apa ada jaminan kalo orang yang pacarannya nggak sampe ngeseks bisa terus bertahan? Nggak juga kok. Sebab, kalo dilakukan PNDK alias Penelusuran Nafsu Dan Kekuatan, banyak remaja yang nggak tahan menahan nafsu. Justru karena nafsu makin kuat kalo udah ada kesempatan. Betul? Jadinya, yang tadinya “baik-baik” pun, berubah jadi “biadab” dan berperilaku bak hewan. Dasar bajigur! Naudzubillah min dzalik.
Maklum, soal nafsu dan kekuatan emang bisa mengalahkan akal sehat dan juga keimanan. Sebab, ketika keimanan yang cuma nyangkut di KTP itu, setan pun getol bergerilya dan menaburkan jerat-jerat dan mengobarkan hawa nafsu kepada mereka yang imannya kendor. Kalo udah gitu, setan tinggal jejingkrakan sambil diriingi irama kesesatan karena udah berhasil menjerumuskan manusia ke jurang nista karena akal sehat dan imannya terkubur hawa nafsu.
Benar adanya firman Allah Swt. (yang artinya): “Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhan-nya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmuNya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” (QS al-Jaatsiyah [45]: 23)
Dalam ayat yang lain, Allah Swt. menegaskan bahayanya zina. Seperti dalam firmanNya (yang artinya): “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS al-Israa [17]: 32)
Bukti lain bahwa pacaran ini bisa menjerumuskan pelakunya kepada kemaksiatan yang lebih jauh lagi, yakni berzina, bisa dilihat dari maraknya pemberitaan di media massa. Banyak remaja putri yang dihamili pacarnya. Ada sih cowoknya yang kemudian menikahinya tapi nggak sedikit yang kabur sambil menghilangkan jejak. Bahkan pernah ada juga yang kirim SMS ke redaksi gaulislam untuk curhat soal itu dimana dirinya menurut pengakuannya via SMS udah nggak perawan lagi. Itu terjadi gara-gara pacaran yang memang akan berujung jadi kebablasan itu. Duh, pokoknya kasihan deh. Jadi, jangan coba-coba pacaran ya. Nggak sehat dan emang melanggar syariat.
Nikmat sesaat, sengsara selamanya
Rugi! Ya, rugi banget dan rugi berat kalo kita cuma ngejar kenikmatan sesaat tapi sengsara selamanya. Mereka yang terkategori gawat darurat dalam urusan parahnya mengendalikan hawa nafsu sering berbuat nekat. Hubungan seks yang cuma legal dilakukan sepasang suami-istri ternyata mereka berani melakukannya juga dengan pacarnya. Waduh, ini kan sangat berbahaya. Kalo nafsu udah di ubun-ubun, mereka suka lupa dengan norma apalagi dosa.
Ah, ini namanya nafsu kenceng, keimanan blong. Ya, susah ngeremnya. Duh, kondisi ini terasa kian berat bagi kita. Sebab, setiap tarikan napas kita sudah bercampur debu kemaksiatan. Mau nonton televisi, tayangan yang banyak muncul justru yang “gersang” alias “seger” merangsang. Mau baca tabloid, majalah, koran, juga kita rasanya pengen muntah karena disuguhi menu yang “itu-itu” aja. Utamanya di tabloid dan majalah “esek-esek”. Nyaris nggak ada pilihan bagi kita. Menurut Walter Lippman, bisa diistilahkan sebagai “pictures in our head”. Sebab, semua gambaran informasi itu ada di manapun dan diberikan dengan penguatan pesan seolah-olah itu benar dan harus diikuti. Informasi itu terbentuk di kepala setiap orang karena disampaikan secara gencar dan rutin di berbagai media massa. Gawat! Jadi, karena semuanya begitu, maka jangan salahkan pem­baca dan pemirsa 100 persen, bila kemudian mereka berperilaku bejat. Para pengelola acara televisi, radio, internet dan pengelola bisnis majalah, koran, dan juga tabloid kudu bertanggung jawab juga (eh, negara juga dong).
Oke deh, hati-hati dengan pacaran ini. Lebih enak dan benar emang menikah. Kenapa? Karena dalam ikatan pernikahan yang sah kamu boleh sesukanya bermesraan dengan pasanganmu tanpa kudu merasa risih. Asmara yang mekar juga sudah jelas sasarannya. Rindunya bukanlah rindu yang terlarang. Bahkan cintanya adalah cinta yang suci-bersih dan tentunya semua yang dilakukan, asal sesuai dengan tuntunan syariat, so pasti halal. Ya, halal. Jadi, kalo pacaran adalah nikmat yang membawa mudharat, sementara menikah adalah nikmat dan sesuai syariat. Pilih mana? Orang cerdas pilih taat syariat. Betul?
Mungkin di antara kamu ada yang komentar: “Lha, kita masih remaja, kan belum dibolehkan nikah?” Gini aja, jadikan info ini sebagai bekal pemahaman, dan sekarang fokus belajar dan raih cita-citamu. Setuju? Akuur…!

[solihin: osolihin@gaulislam.com]


"7 KALIMAT SUCI ORANG MUSLIM"

1. BISMILLAH Setiap hendak melakukan sesuatu

2. ALHAMDULILLAH Setiap habis melakukan sesuatu

3. ASTAGHFIRULLAH Jika melakukan sesutu yg buruk

4. INSYA ALLAH Jika ingin sesuatu pada masa yg akan datang

5. LAHAWWLA ...WALAAQUWWATA ILLAH BILLAH Bila tidak bisa melakukan sesuatu yg agak berat/melihat hal yg buruk

6. INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJI'UN Jika melihat/menghadapi musibah

7. LAILAHAILLALLAH Bacalah siang dn malam sebanyak2nya

Rosulullah bersabda Barang siapa yg menyampaikan 1 ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yg menyampaikannya sudah tiada (meninggal dunia) dia akan tetap memperoleh pahala....

SalamCintaLuarBiasa

Telaga Nabi & siapa golongan yang terusir


Telaga Nabi & siapa golongan yang terusir

Muraja’ah: Ustadz Nur Kholis, Lc.

Setiap Nabi Memiliki Telaga (Haudh)

Lafazh al-haudh ( الحوض ) secara bahasa adalah al-jam’u (kumpulan), dikatakan menghimpun (mengumpulkan) air, lalu ditempatkan pada suatu wadah apabila telah terkumpul. Kadang-kadang dimaknai dengan wadah air. Secara syar’i (terminologi), makna al-haudh adalah telaga air yang turun dari sungai surga pada hari kiamat yang diperuntukkan bagi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana yang ditunjukkan oleh hadits-hadits mutawatir dan berdasarkan kesepakatan ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah. (Lihat Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya aku telah mendahului kalian menuju al-haudh…” (HR. Bukhari dan Muslim dari sahabat Sahl bin Sa’d).

Saudariku muslimah, perlu kita ketahui bahwa setiap Nabi ‘alaihimus shalaatu wa sallam memiliki telaga. Namun telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah yang paling besar, paling mulia, paling indah, dan paling banyak pengikutnya. Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya,

“Sesungguhnya setiap Nabi memiliki telaga, mereka membanggakan diri, siapa di antara mereka yang paling banyak peminumnya (pengikutnya). Dan aku berharap, akulah yang paling banyak pengikutnya.” (HR. Tirmidzi)

Karakteristik Telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Saudariku, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menceritakan tentang ciri-ciri telaga beliau kepada kita. Ketahuilah saudariku, telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah telaga yang paling indah di antara telaga-telaga Nabi lainnya. Dan telaga tersebut diperuntukkan untuk kita, umat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena itulah kita patut bergembira akan hal itu.

Telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam airnya lebih putih dari susu. Rasanya lebih manis daripada madu. Lebih harum dari minyak kesturi. Panjangnya sama dengan lebarnya, yaitu satu bulan perjalanan. Gayungnya bagaikan bintang di langit dalam jumlah dan indahnya. Telaga Rasulullah memiliki dua saluran yang dihubungkan ke surga, yaitu ke sungai al-Kautsar. Barangsiapa yang minum seteguk air darinya, maka tidak akan kehausan lagi selamanya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,

“Telagaku (panjang dan lebarnya) satu bulan perjalanan, airnya lebih putih daripada susu, aromanya lebih harum daripada kesturi, bejananya sebanyak bintang di langit, siapa yang minum darinya, ia tidak akan merasa haus selamanya.” (HR. Bukhari).

Lalu, dimanakah letak haudh? Ulama berbeda pendapat tentang letak haudh, apakah setelah atau sebelum shirath (jembatan yang dibentangkan di atas Neraka Jahannam yang akan dilewati umat manusia menuju Surga sesuai amal perbuatan mereka).

Imam Qurthubi mengatakan bahwa haudh terletak sebelum manusia meniti shirath, tepatnya di padang makhsyar. Dalilnya adalah ada sebagian orang yang ingin ke haudh, namun ia diusir darinya. Sedang Imam Bukhari berpendapat bahwa letak haudh adalah setelah shirath. Walllahu Ta’ala a’lam, pendapat yang terkuat adalah pendapat Imam Qurthubi.

Orang-Orang yang Diusir dari Telaga

Sungguh indah telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Namun tahukah engkau saudara & saudari ku, bahwa tidak semua umat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bisa minum dari telaga beliau. Akan ada orang-orang yang diusir dari telaga beliau. Siapakah mereka?

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh akan ada yang terusir dari telaga di antara umatku. Celakalah orang yang mengganti-ganti agama setelah aku meninggal dunia.”

Salah satu golongan manusia yang akan diusir dari telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang-orang yang mengganti-ganti syari’at yang telah Rasulullah ajarkan. Maka hendaknya kita berhati-hati akan hal ini. Kerjakanlah ibadah hanya yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan dan ajarkan kepada umatnya. Periksalah setiap amal ibadah kita, sesuaikah dengan tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam? Tanyalah diri kita ketika hendak melakukan sebuah ibadah, apakah ibadah tersebut sesuai dengan syari’at yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam? Adakah dalil yang memerintahkannya? Karena setiap amal ibadah hukum asalnya adalah haram dikerjakan, kecuali jika ada dalil yang mensyariatkannya.

Imam Qurthubi mengatakan bahwa ulama berpendapat setiap orang yang murtad dan ahlu bid’ah adalah orang yang terusir dari telaga. Yang paling keras pengusirannya adalah yang paling jauh dan menyimpang dari ajaran para salaf.

Termasuk di dalamnya adalah orang yang berbuat zholim dan menutupi kebenaran, memusuhi dan menghina orang-orang yang membela kebenaran, serta orang-orang yang mengikuti hawa nafsu dan bid’ah.

Adapun orang-orang munafik, akan disikapi sebagaimana sikap yang nampak. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan mengajaknya ke telaga, lalu disingkapkan tabir mereka sehingga diketahui bahwa mereka kafir. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Menjauhlah kalian!”

Dikenali dari Bekas Wudhu

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “(Panjang sisi) telagaku lebih jauh jaraknya antara Ailah dan ‘Adn (keduanya adalah nama tempat), lebih putih dari salju, lebih manis daripada madu yang dicampur susu, bejana-bejananya lebih banyak dari jumlah bintang-bintang, dan aku benar-benar akan menghalangi manusia darinya sebagaimana seorang yang menghalangi unta milik orang lain dari telaganya. Para shahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apakah engkau mengenali kami waktu itu?” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ya, kalian memiliki tanda yang tidak dimiliki oleh umat-umat yang lain. Kalian datang kepadaku dengan anggota wudhu yang putih bersinar dari bekas wudhu”. (HR. Muslim)

Demikianlah saudariku, sedikit pembahasan tentang telaga Rasulullah. Semoga kita dapat berkunjung ke telaga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Meminum airnya yang lebih putih dari susu, lebih harum dari kesturi, dan lebih manis dari madu. Aamiin ya Mujibas Saailin.

Maraji’:
Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah karya Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas. Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Kajian kitab Ushulus Sunnah karya Imam Ahmad oleh Ustadz Aris Munandar

Minggu, 18 September 2011

JIKA KAU INGIN KELIHATAN CANTIK HIASAI HATI DENGAN IMAN

assalamualaikum warahmatullah hiwabarakatu...

Bismillaahir Rahmaanir Rahiim..
untuk sahabat-sahabat Muslimah.

salam sahabat untuk semua.....

terhenti bbrpa bulan ini berpetualang di dumai melihat ikhlan2 kecantikan yang bersifat permanen

apa yang kau sibuk kn ukhty ku ?

dgn mmprcntik dri berbagai obat d konsumsi yg permanen yg mengubah ciptaan Allah...?
yang halal engkau haram kn yang haram engkau halalkan.

JIKA KAU INGIN KELIHATAN CANTIK HIASAI HATI DENGAN IMAN

ya iman lah sbt ku yg mmbuat klian mempesona saat untaian kata terucap dari bibir mu akan mnjdi penyujuk untuk seseorang.

JIKA KAU INGIN WAJAH YANG BERSIH MERONA BER WUDHU LAH.

taukah keutamaan wudhu sahabat ku.

Dari Abdullah As-Shunabaji ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Jika seorang hamba berwudhu kemudian berkumur-kumur, keluarlah dosa-dosa dari mulutnya, jika membersihkan hidung, dosa-dosa akan keluar pula dari hidungnya, begitu juga ketika ia membasuh muka, dosa-dosa akan keluar dari mukanya sampai dari bawah pinggir kelopak matanya. Jika ia membasuh tangan, dosa-dosanya akan ikut keluar sampai dari bawah kukunya, demikian pula halnya jika ia menyapu kepala, dosa-dosanya akan keluar dari kepala, bahkan dari kedua telinganya. Jika ia membasuh dua kaki, keluarlah pula dosa-dosanya tersebut dari dalamnya, sampai bawah kuku jari-jari kakinya. Kemudian perjalanannya ke masjid dan sholatnya menjadi pahala baginya.” (HR. Malik, An-Nasa’i, Ibnu Majah dan Hakim)

JIKA KAU INGIN KELIHATAN AWET MUDA BERIKANLAH SENYUM YANG IKHLAS KPD SAUDARA2 MU .j

Senyum itu sedekah.. “Tidak ada seorang pun di antara kalian, kecuali nanti (pada hari kiamat) akan diajak bicara oleh Allah, yang antara dia dengan Allah tidak ada seorang penerjemah pun. Lalu dia melihat ke sebelah kanannya, maka dia tidak meilihat kecuali apa yang telah dilakukannya dan dia melihat ke sebelah kirinya, maka dia tidak melihat kecuali apa yang telah dilakukannya. Kemudian dia melihat ke depan maka dia tidak melihat kecuali neraka berada di hadapannya. Maka takutlah terhadap neraka walaupun (hanya berinfaq) dengan sebelah/setengah kurma!” (HR. Al-Bukhariy no.6539 dan Muslim no.1016)


JIKA KAU INGIN KULIT MU PUTIH SELURUH TUBUH MU TUTUPLAH DENGAN JILBAB.

Sungguhnya dalam perintah Allah terkandung manfaat yang luar biasa bagi manusia. Salah satunya jilbab bagi wanita muslimah. Yang bias mencegah munculnya penyakit dan kelainan pada kulit yang disebabkan oleh sinar matahari sinar matahari dapat menimbulkan berbagai kelainan kulit, seperti sunburn (kulit merah-merah), solar keratosis, solar urticaria, photosensitivity, dan kanker kulit , di ungkapkan Dr Warih Andan Puspitosari pakar ilmu kesehatan dari universitas muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
“ katakanlah kepada istri-istrimu , anak-anak perempuanmu dan istri-istri yang mukmin : “ Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseuluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. “( QS.AL-Ahzab:59)
“ ukhty ku muslimah jangan takut untuk berjilbab tidak akan menghambat aktivitas apalagi pada zaman sekarang, dimana kaum muslimah diberikan kebebasan memakai jilbab dengan berbagai model, berbeda dengan beberapa tahun lalu asal kan model tersebut sesuai denagan syariah-syariah islam

JIKA KAU INGIN SEHAT SENAM LAH DENGAN SHALAT.

Ana jabarkan manfaat gerakan shalat …..

TAKBIRATUL IHRAM
Postur: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.

Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar.
Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

RUKUK
Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi
bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.

I'TIDAL
Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Manfaat: Ftidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih
lancar.

SUJUD
Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.
Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tumaâninah, jangan tergesa gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

DUDUK
Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy (tahiyyat awal) dan tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iffirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.

SALAM
Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.
BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar & dalam.

PACU KECERDASAN
Gerakan sujud dalam salat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu sikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa?
Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yamg memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tumakninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan.
Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitry, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.

PERINDAH POSTUR
Gerakan-gerakan dalam salat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan salat dibandingkan gerakan lainnya adalah salat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan.
Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.

MUDAHKAN PERSALINAN
Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-’organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).

PERBAIKI KESUBURAN
Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam salat ada dua macam sikap duduk, yaitu duduk iftirosy (tahiyyat awal) dan duduk tawarruk (tahiyyat akhir). Yang terpenting adalah turut berkontraksinya
otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih.
Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.

AWET MUDA
Pada dasarnya, seluruh gerakan salat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.
Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya pengaruh besar pada kekencangan. kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah pentingnya, gerakan ini menghindarkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala lainnya.


JIKA KAU INGIN SUARA MU MERDU LATIH LAH SUARA MU DENGAN MEMBACA AL_Qur'an

Disunatkan membaca Al_Qur’an dengan suara yang merdu sebab suara yang bagus dan merdu itu menambah keindahan islubnya Al_Qur’an . Rasulullah S.A.W bersabda :
“ kamu hiasilah Al_Qur’an itu dengan suaramu yang merdu”
Diriwayatkan bahwa pda suatu malam Rasulullah SAW menunggu-nunggu istrinya, siti Aisyah r.a yang kebetulan agak terlambat datangnya. Setelah dating, Rasulullah berkata kepadanya “ Bagaimanakah keadaanmu ?
Aisyah menjawab : “ aku terlambat dating, karena mendengarkan bacaan Al Qur’an seseorang yang sangat bagus lagi merdu suaranya. Belum pernah aku mendengarkan suara sebagus itu “
maka Rasulullah terus berdiri dan pergi mendengarkan bacaan Al Qur’an yang di katakana Aisyah “
orang itu adalah Salim, budak sahaya Abi Huzaifah. Puji-pujian bagi Allah yang telah menjadikan orang yang suaranya merdu seperti salim itu sebagai ummatku. “
Melagukan Al Quran dengan suara yang bagus, adalah sunatkan, asal tidak melanggar ketentuan-ketentuan dan tata cara membaca sebagaimana yang telah ditetapkan dalam ilmu qiraat dan tajwid seperti menjaga madnya, harakatnya (barisnya) idghamnya dan lain-lainnya.
(sumber Al Qur’an terjemahan dan dapertemen agama)


JIKA MATA MU INGIN KELIHATAN INDAH BASAHI IA DENGAN AIR MATA MENGINGAT DOSA

seorang yang mengingat Allah di kala sendirian sehingga kedua matanya mengalirkan air mata (menangis).” (HR. Bukhari [629] dan Muslim [1031]).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada dua buah mata yang tidak akan tersentuh api neraka; mata yang menangis karena merasa takut kepada Allah, dan mata yang berjaga-jaga di malam hari karena menjaga pertahanan kaum muslimin dalam [jihad] di jalan Allah.” (HR. Tirmidzi [1639], disahihkan Syaikh al-Albani dalam Sahih Sunan at-Tirmidzi [1338]).
Abdullah bin Umar radhiyallahu’anhuma mengatakan, “Sungguh, menangis karena takut kepada Allah itu jauh lebih aku sukai daripada berinfak uang seribu dinar!”.
Ka’ab bin al-Ahbar rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya mengalirnya air mataku sehingga membasahi kedua pipiku karena takut kepada Allah itu lebih aku sukai daripada aku berinfak emas yang besarnya seukuran tubuhku.”

Apa yang engkau cari ukhty ku semuanya telah ada yang Allah berikan bukan hanya cantik jasmani tapi rohani pun engkau cantik.

Perjalanan Hidup....